My Daily Life

Travelling, watching movie, reading, listening, writing, browsing, blogging, stalking

Jazz Mben Senen

Selasa, 11 September 2012
Jazz mben Senen, sesuai namanya, acara ini memang dilaksanakan setiap hari Senin di Bentara Budaya Yogyakarta. Asal muasal kenapa saya menonton acara ini sih sama seperti kenapa saya akhirnya bisa menonton pameran lukisan “Manusia di Persimpangan”, karena TUGAS. Acara ini bukan pertunjukkan jazz komersial, tetapi gratis, alias tidak mengeluarkan duit kecuali untuk parkir dan untuk mengisi kotak sumbangan seikhlasnya bagi komunitas mereka. Ini adalah pertama kalinya saya menikmati pertunjukkan musik jazz secara langsung. Rasanya berbeda memang. Apalagi jangan pernah kalian membayangkan para penonton berdesakan karena itu memang tidak akan terjadi di acara ini. Semua penonton dalam acara ini duduk di kursi. Penontonnya pun universal, bukan hanya anak muda, tetapi ada orang tua serta ada beberapa orang asing. Beberapa lagu dibawakan, cukup menarik dan semakin malam memang semakin menarik dan ramai. Tetapi, saya paling suka ketika ada seorang warga keturunan asing yang menyanyikan lagu daerah “Gambang Suling” dengan aransement musik jazz. Keren. Itulah kata yang bisa saya katakan untuk melukiskan pertunjukkan tersebut. Refleksi dari pertunjukkan musik jazz ini menurut saya adalah bahwa seni yang bagus itu memang tidak harus memerlukan banyak uang, dengan dana seadanya pun kita bisa bersenang-senang dan berekspresi dengan musik.
Yogyakarta, 11 September 2012

0 komentar:

Posting Komentar